UNY Gelar Workshop Penyesuaian Kurikulum Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Workshop Penyesuaian Kurikulum Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 pada Senin (8/9) di Ballroom UNY Hotel. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, wakil dekan, serta koordinator program studi di lingkungan UNY. Workshop ini diselenggarakan sebagai respons atas diberlakukannya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 yang menggantikan regulasi sebelumnya. Dalam arahannya, Prof. Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, S.Pd., M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa perubahan regulasi tersebut membawa implikasi signifikan terhadap struktur kurikulum, khususnya pada jenjang magister dan doktor.
Salah satu poin penting adalah penyesuaian jumlah beban studi program magister sehingga diperlukan langkah strategis untuk menyesuaikan kurikulum yang telah ditetapkan sebelumnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa penyesuaian kurikulum diharapkan dapat dilakukan tanpa menambah mata kuliah baru. Penyesuaian dapat dilakukan melalui perubahan status mata kuliah yang telah ada, sehingga tidak memerlukan pembukaan kembali sistem informasi akademik.
Selain itu, program studi diimbau untuk tetap menjaga konsistensi nama mata kuliah sebagai bagian dari stabilitas kurikulum. Pada sesi pemaparan materi, Muslikhin, Ph.D., menjelaskan substansi Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 serta perbandingannya dengan regulasi sebelumnya, termasuk aspek teknis penyesuaian kurikulum. Sementara itu, Direktur Penjaminan Mutu memaparkan konsep European Credit Transfer and Accumulation System (ECTS) sebagai bagian dari upaya mendukung akreditasi internasional, termasuk rekomendasi penghitungan beban studi pada setiap jenjang pendidikan.